Indosat Indosat Indosat

Pemprov Minta Warga yang Konsumsi Kucing di Pagar Alam Periksa Kesehatan

Indosat

Kucing british shorthair jenis kucing termahal di dunia

Cerita Pagaralam — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kesehatan mengeluarkan imbauan serius kepada masyarakat Kota Pagar Alam yang pernah mengonsumsi daging kucing untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap mencuatnya kasus jagal kucing yang dagingnya dijual secara bebas kepada warga setempat.

Indosat

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumatera Selatan, Ira Primadesa, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat resmi kepada Dinas Kesehatan Pagar Alam untuk mempercepat tindakan pencegahan. “Iya, Dinkes Sumsel sudah bersurat kepada Dinkes Pagar Alam untuk meminta warga yang mengonsumsi daging kucing agar memeriksakan diri ke puskesmas wilayah setempat,” ujar Ira pada Rabu (10/9/2025).

Menurut Ira, pendekatan jemput bola juga akan dilakukan oleh petugas kesehatan daerah agar masyarakat yang mungkin terpapar dapat segera ditangani. Langkah ini penting untuk mengantisipasi potensi penyebaran penyakit atau gangguan kesehatan akibat konsumsi daging hewan yang tidak layak. “Kami meminta petugas daerah aktif melakukan penjangkauan kepada masyarakat. Tujuannya jelas, agar risiko kesehatan bisa ditekan sedini mungkin,” katanya.

Dinas Kesehatan juga menyampaikan sejumlah gejala yang harus diwaspadai oleh masyarakat yang pernah mengonsumsi daging kucing. Gejala tersebut antara lain buang air besar cair dalam jumlah banyak (eksplosif), nyeri perut, demam tinggi, muntah hebat (profuse), dan kejang. Jika gejala-gejala ini muncul, warga diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Imbauan ini telah mulai disosialisasikan sejak Senin (8/9) lalu. Namun, hingga kini belum ada laporan masyarakat yang datang ke puskesmas atau rumah sakit untuk memeriksakan diri. Pemerintah setempat mengaku terus melakukan pemantauan ketat di lapangan dan memperluas sosialisasi agar warga tidak menganggap enteng potensi bahaya ini.

Kasus penjualan daging kucing di Pagar Alam sendiri sempat membuat geger publik setelah aparat menemukan praktik pemotongan hewan tersebut dan peredarannya secara ilegal di sejumlah titik. Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian telah mengambil langkah hukum dan berkoordinasi lintas sektor untuk menindaklanjuti kasus ini.

Selain menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan, Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam membeli dan mengonsumsi produk daging, memastikan sumbernya legal, higienis, dan memiliki izin edar resmi. Pemerintah juga mengingatkan bahwa konsumsi daging hewan yang tidak layak dapat menimbulkan berbagai penyakit menular yang berbahaya.

Langkah antisipatif ini diharapkan dapat mencegah timbulnya masalah kesehatan masyarakat yang lebih luas serta menjadi pelajaran bagi seluruh pihak untuk memperketat pengawasan pangan di daerah. Pemerintah menegaskan, keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam menangani kasus ini.

Indosat