Indosat Indosat Indosat

Wisata Pagar Alam Naik Kelas! Polsri Turun Tangan Bikin Ekonomi Lokal Makin Meroket

Indosat

Polsri Dukung Peningkatan PAD Pagar Alam Melalui Penguatan Pariwisata Lokal

Cerita Pagaralam – Dalam upaya akselerasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) mengambil inisiatif strategis dengan meluncurkan program unggulan di Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan. Program tersebut, yang dikenal sebagai Program Dana Padanan 2025, menitikberatkan pada penguatan sektor pariwisata lokal sebagai sumber pendapatan berkelanjutan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kota Pagar Alam dikenal memiliki lanskap alam yang menawan, mulai dari perkebunan kopi, air terjun Curup, hingga kawasan wisata Gunung Dempo, yang merupakan potensi wisata alam dan budaya yang kaya. Program ini dirancang untuk memaksimalkan potensi tersebut secara terstruktur dan terintegrasi, sehingga sektor pariwisata dapat berperan signifikan dalam mendongkrak PAD sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga lokal.

Indosat

Strategi pengembangan yang diterapkan mencakup beberapa aspek penting:

  1. Pengembangan destinasi wisata: Perbaikan infrastruktur, penataan kawasan wisata, dan penyediaan fasilitas publik yang ramah pengunjung.

  2. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pariwisata: Pelatihan pemandu wisata, keterampilan hospitality, manajemen usaha wisata, dan literasi digital untuk memasarkan produk lokal secara daring.

  3. Promosi pariwisata yang efektif: Pemanfaatan media sosial, platform digital, dan kampanye promosi nasional maupun internasional untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara.

Program ini menunjukkan sinergi yang kuat antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah daerah, di mana Polsri tidak hanya berperan sebagai lembaga akademis, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam merancang dan melaksanakan program pembangunan ekonomi lokal yang konkret. Dengan kehadiran Polsri, pemerintah daerah memperoleh dukungan riset, analisis data, dan rekomendasi kebijakan yang berbasis ilmu pengetahuan, sehingga intervensi yang dilakukan lebih efektif dan tepat sasaran.

Dampak yang diharapkan dari program ini meliputi:

  • Terbuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal, baik di sektor pariwisata maupun sektor pendukungnya seperti kuliner, transportasi, dan kerajinan tangan.

  • Peningkatan pendapatan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM), terutama mereka yang menyediakan produk lokal dan jasa pendukung wisata.

  • Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi Kota Pagar Alam, sekaligus memperkuat posisi kota ini sebagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Selatan.

Selain itu, program ini juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat secara aktif, mulai dari pengelolaan homestay, partisipasi dalam kegiatan promosi, hingga konservasi lingkungan, sehingga setiap warga merasakan langsung manfaat pembangunan pariwisata. Dengan demikian, penguatan sektor pariwisata di Pagar Alam diharapkan tidak hanya menjadi instrumen ekonomi, tetapi juga motor pembangunan sosial dan budaya bagi masyarakat setempat.

Polsri dan Pemerintah Kota Pagar Alam menegaskan komitmennya untuk menjadikan pariwisata lokal sebagai pilar utama peningkatan PAD, sekaligus menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh warga. Program Dana Padanan 2025 menjadi contoh konkret bagaimana pendidikan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan pembangunan daerah yang komprehensif.

Indosat